Atasi "Blank Spot" di Kawasan-kawasan Terpencil, Diskominfo Pesisir Selatan Lakukan Kerjasama dengan PT Telekomunikasi Seluler

INDONESIASATU.CO.ID:

PESISIR SELATAN - Pemerintah daerah Kabupaten Pesisir Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) lakukan kerja sama dengan PT Telekomunikasi Seluler, untuk menuntaskan kawasan-kawasan terpencil yang masih mengalami blankspot di daerah itu.

Kepala Dinas Kominfo Pessel, Junaidi mengatakan kepada pesisirselatan.go.id Jumat (22/2) bahwa di daerah itu ada beberapa nagari yang dijadikan sebagai sasaran oleh PT Telkomsel melalui kerjasama pemerintah daerah, untuk dilakukan pemasangan tower jaringan telkomsel.

" Upaya itu bertujuan agar semua nagari di daerah ini tidak lagi mengalami blankspot. Sebab dengan terbukanya komunilasi, maka tidak ada lagi ruang dan waktu yang memisahkan antara satu nagari dengan nagari lainya," kata Junaidi.

Ditambahkanya bahwa Kawasan Wisata Mandeh yang meliputi  beberapa nagari di Kecamatan Koto XI Tarusan, dijadikan sebagai salah satu sasaran utama dalam penuntasan titik-titik blankspot di kawasan itu.

" Wisata Mandeh yang terkenal dengan Raja Ampatnya Indonesia bagian barat sebagai mana saat ini. Kita jadikan sebagai sasaran utama pemasangan tower jaringan telkomsel. Upaya ini bertujuan agar kawasan wisata yang sudah sangat terkenal itu tidak lagi terisolasi dari segi komunikasi," katanya.

Ditambahkan lagi bahwa pada kawasan itu juga akan digelar BRI Mandeh Run 2019.

" Kegiatan bertaraf internasional yang diikuti oleh para pebalap sepeda dari berbagai negara di dunia itu, direncanakan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 3 Maret 2019 nanti," ujarnya.

Ditambahkanya bahwa selain nagari di Kawasan Wisata Mandeh di Kecamatan Koto XI Tarusan, beberapa wilayah lainya yang juga dijadikan sebagai sasaran penuntasan blankspot adalah beberapa nagari di Kecamatan Sutera, Ranahpesisir, Bayangutara, dan Ranah Ampek Hulu Tapan.   

" Ditargetkan pada beberapa nagari yang tersebar di empat kecamatan itu juga bisa dituntaskan dalam tahun 2019 ini," ungkapnya.

General Manager Networt Engineering and Project Sumatera, Dimas Anom Wicaksono ketika dihubungi pesisirselatan.go.id Jumat (22/2) menjelaskan bahwa di Pessel memang ada beberapa wilayah yang belum memiliki  sinyal seluler atau kualitas sinyal seluler rendah.

" Karena beberapa wilayah yang belum memiliki sinyal seluler tersebut padat penduduk, serta juga memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. Sehingga oleh PT Telekomunikasi Seluler dilakukan pengembangan jaringan. Upaya itu dilakukan melalui pemasangan menara telekomunikasi," katanya.

Diungkapkanya bahwa pada beberapa lokasi yang mengalami sinyal rendah dan blankspot tersebut, sudah dilakukan peninjauanya ke lapangan.

" Peninjauan ini kita lakukan bersama Dinas Kominfo dan unsus pemerintahan yang ditingkat kecamatan dan nagari," timpalnya. (***)

  • Whatsapp

Index Berita