PPK Akui Salah Satu Item di Proyek Pasar Rakyat Lakitan Tidak Sesuai Spesifikasi, GNPK RI : Kami Akan Usut !

    PPK Akui Salah Satu Item di Proyek Pasar Rakyat Lakitan Tidak Sesuai Spesifikasi, GNPK RI : Kami Akan Usut !

    PESISIR SELATAN - Usai PPK proyek Pasar Rakyat Lakitan, Boby, menyebut, bahwa penggunaan batako untuk membangun drainase tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan. LSM GNPK RI Kabupaten Pesisir Selatan langsung angkat bicara, pihaknya berjanji mengusut kejadian hingga tuntas.

    "Kegiatan tidak seusai spesifikasi, ini merupakan salah satu poin yang menguatkan bahwa dugaan penyalahgunaan negara di proyek Pasar Rakyat Lakitan cukup kuat, " kata salah seorang tim investigasi GNPK RI Pesisir Selatan, Hengki Yusmar di Painan, Rabu.

    Ia menambahkan, kendati ketidaksesuaian spesifikasi akan diperbaiki oleh kontraktor dalam waktu dekat, namun hal itu tidak akan mengurungkan pihaknya untuk membuat laporan ke penegak hukum.

    Karena, kata dia, masa pekerjaan sudah habis dan saat ini telah masuk masa pemeliharaan, sehingga tidak ada lagi pembangunan yang mesti dilaksanakan.

    Jika pihak kontraktor berani melakukan pembangunan di masa pemiliharaan, maka hal itu akan dijadikan sebagai item yang paling krusial pada laporan yang akan dibuat.

    "Silahkan nanti dijadikan sebagai bahan untuk membela diri jika kontraktor menemukan aturan yang membolehkan membangunan di masa pemeliharaan, " ungkapnya.

    Pada bagian lain, Ketua Markas Cabang LSM Forum Bersama Laskar Merah Putih Kabupaten Pesisir Selatan, Sidi A Gaspur Tanjung, juga mengaku, bahwa pihaknya akan segera menginvestigasi proyek Pasar Rakyat Lakitan.

    "Jika terindikasi merugikan negara, maka pihak terkait di proyek tersebut harus bersiap untuk kami mejahijaukan, " kata dia.

    Sementara itu, PPK proyek Pasar Rakyat Lakitan, Boby, menyebut, bahwa penggunaan batako dalam membangun drainase di proyek itu tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.

    "Di spesifikasi bata merah, kami akan segera menginstruksikan kontraktor untuk membongkar dan menggantinya, " ujarnya.

    Selain itu ia juga menyebut, bahwa penggunaan batako oleh kontraktor tidak pernah dikoordinasikan dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, Perdagangan Dan Pasar Pesisir Selatan.

    Pasar Rakyat Lakitan dibangun dengan anggaran Rp2, 4 miliar pada 2020, dan PT Daffa Arjuna Pratama ditetapkan kontraktor pelaksana.

    Didi Someldi Putra, S.AP

    Didi Someldi Putra, S.AP

    Artikel Sebelumnya

    Terkait Polemik Pasar Rakyat Lakitan, LSM...

    Artikel Berikutnya

    Dilaporkan Atas Dugaan pemalsuan ijazah,...

    Berita terkait

    Peringkat

    Profle

    Syafruddin Adi

    Afrizal

    Afrizal verified

    Postingan Bulan ini: 312

    Postingan Tahun ini: 1280

    Registered: May 24, 2021

    Achmad Sarjono

    Achmad Sarjono verified

    Postingan Bulan ini: 302

    Postingan Tahun ini: 1942

    Registered: Jul 16, 2020

    Maskuri

    Maskuri

    Postingan Bulan ini: 171

    Postingan Tahun ini: 274

    Registered: Mar 10, 2022

    Basory W

    Basory W

    Postingan Bulan ini: 163

    Postingan Tahun ini: 568

    Registered: Oct 11, 2021

    Profle

    Narsono Son

    Kemenkumham Jateng Lakukan Audiensi dengan Walikota Surakarta
    Jaga Budaya Leluhur, Babinsa Sukoharjo Kawal Kirab Dan Jamasan Pusaka
    Percepatan Vaksin Babinsa Koramil Tegal Timur Dampingi Nakes Vaksinasi Door to Door
    Tangis Rasa Syukur, Sukarti Terima RTLH dari TMMD Reg 113 Kodim Klaten

    Follow Us

    Recommended Posts

    6 CPNS Pemprov Sumbar Mengundurkan Diri, Ini Sanksi yang Akan Diberikan
    Gubernur Mahyeldi Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Buya Syafii
    Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Kapolri: Kita Kehilangan Tokoh dan Bapak Bangsa 
    Buya Syafii Maarif Meninggal Dunia, Kapolri: Kita Kehilangan Tokoh dan Bapak Bangsa 
    OSO Kembali Pimpin DPP Gebu Minang 2022-2017